Meningkatkan Keamanan Website dengan Layanan Hosting
Cara Meningkatkan Keamanan Website – Mengamankan website adalah langkah pencegahan untuk melindungi website dari berbagai serangan siber.
Serangan siber bisa berupa pencurian data, perusakan, dan penyalahgunaan informasi oleh pihak yang tidak berwenang.
Hal ini bisa dicegah dengan berbagai cara seperti menggunakan kombinasi password yang kuat, rutin memperbarui tema, plugin, atau kode website, menggunakan layanan hosting dengan keamanan tinggi, dan sebagainya.
Anda tidak perlu khawatir mengenai kerumitan dalam meningkatkan keamanan website Anda, karena dalam artikel ini kita akan membahas cara mudah untuk meningkatkan keamanan website.
Yuk, simak penjelasan berikut.
Apa itu Keamanan Website?
Mengamankan website adalah bagian dari keamanan siber, yaitu serangkaian tindakan atau prosedur yang dilakukan untuk melindungi website dari berbagai ancaman siber, seperti pencurian data, perusakan, dan penyalahgunaan informasi oleh pihak yang tidak berwenang.
Tujuan dari keamanan website adalah untuk menjaga integritas, kerahasiaan, dan ketersediaan data yang tersimpan di dalam website.
Upaya untuk meningkatkan keamanan website dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti penggunaan enkripsi data, konfigurasi firewall, penambahan fitur keamanan pada aplikasi website, dan melakukan backup data secara berkala.
Semua tindakan ini bertujuan untuk mencegah serangan siber dan melindungi website dari kerugian finansial, reputasi, atau bahkan sanksi hukum yang bisa terjadi akibat kebocoran atau penyalahgunaan data.
Selain itu, masih banyak cara lain yang bisa Anda gunakan untuk mengamankan website Anda. Yuk, simak penjelasan berikut.
Cara Meningkatkan Keamanan Website
Cara Meningkatkan Keamanan Website
Dalam meningkatkan keamanan website, siapa saja bisa melakukannya tanpa harus memiliki keahlian teknis. Berikut ini adalah beberapa cara untuk meningkatkan keamanan website Anda:
1. Pastikan Hosting Anda Aman
Memilih web hosting yang aman adalah langkah penting yang harus diperhatikan dalam meningkatkan keamanan website.
Pilihan web hosting yang tepat bisa membantu melindungi website Anda dari berbagai ancaman siber seperti serangan DDoS, hacking, malware, dan sebagainya.
Pastikan minimal layanan hosting Anda mempunyai teknologi keamanan seperti Imunify360.
Anda juga dapat mempertimbangkan faktor lain saat memilih web hosting, seperti kecepatan server, ketersediaan fitur tambahan, dukungan pelanggan, dan harga yang sesuai dengan budget.
Jika Anda ingin menggunakan layanan hosting, pastikan untuk memilih penyedia hosting yang andal dan memiliki reputasi baik dalam hal keamanan, kinerja, dan dukungan pelanggan.
Dengan memilih web hosting yang tepat dan melakukan tindakan keamanan lainnya, Anda dapat meningkatkan keamanan website dan melindungi data serta informasi penting dari ancaman siber.
2. Install Plugin Keamanan atau Standarisasi Keamanan
Plugin keamanan adalah salah satu langkah pertama yang perlu dilakukan untuk meningkatkan keamanan website.
Plugin keamanan dapat membantu melindungi website dari serangan siber dan memberikan lapisan keamanan tambahan untuk mengamankan data dan informasi penting.
Beberapa contoh plugin yang populer dan banyak digunakan oleh pengguna WordPress adalah iThemes Security, Wordfence Security, dan SecuPress Free.
Plugin keamanan tersebut dapat membantu memperkuat password, memblokir serangan brute force, serta memberikan notifikasi jika terdapat perubahan pada website.
Jika website Anda menggunakan custom coding, pastikan untuk memperhatikan standarisasi keamanan pada codingnya, seperti memastikan password terenkripsi ketika disimpan pada database, dan lain sebagainya.
3. Pasang SSL
SSL (Secure Sockets Layer) atau sekarang lebih dikenal sebagai TLS (Transport Layer Security) adalah protokol keamanan yang digunakan untuk melindungi pertukaran data antara website dan pengunjung.
SSL mengenkripsi data yang dikirim dan diterima antara pengunjung dan server website sehingga data tidak dapat dibaca oleh pihak yang tidak berwenang.
Contohnya, saat pengunjung memasukkan nomor kartu kredit mereka, penggunaan SSL dapat membantu melindungi nomor kartu kredit pengunjung dari hacker atau penjahat siber yang ingin mencuri informasi tersebut.
SSL akan mengenkripsi nomor kartu kredit sebelum dikirimkan ke server website, sehingga data tersebut tidak bisa dibaca oleh pihak yang tidak berwenang.
4. Update Website Anda
Rutin memperbarui website sangat penting untuk menjaga keamanan website dan mengurangi risiko serangan siber.
Hal ini dikarenakan serangan siber terus berkembang dan menemukan celah keamanan di website yang belum diperbarui atau di-update.
Jika menggunakan CMS seperti WordPress, Joomla, dan Drupal, biasanya Anda dapat melakukan pembaruan otomatis.
Namun jika menggunakan custom coding atau website custom dengan programmer, pastikan Anda menginfokan kepada programmer untuk selalu memperbarui celah keamanan pada script atau website Anda.
5. Gunakan Username dan Password yang Kuat
Menggunakan username dan password yang kuat sangat penting untuk melindungi website dari serangan hacker.
Selain itu, sebaiknya hindari menggunakan password yang sama untuk beberapa akun.
Jika salah satu akun terkena serangan, hacker dapat mengakses akun lainnya jika password sama.
Beberapa tips untuk membuat password yang kuat adalah:
- Buat password yang panjang, minimal 12 karakter.
- Gunakan kombinasi huruf besar dan kecil, angka, dan simbol.
- Hindari penggunaan kata-kata umum atau informasi pribadi yang mudah ditebak.
- Gunakan frasa atau kalimat sebagai password, misalnya “SayaSukaMakanNasiGoreng!”.
- Gunakan password manager untuk menyimpan dan mengelola password Anda.
Dengan menggunakan password yang kuat dan berbeda untuk setiap akun, Anda dapat memperkuat keamanan website Anda dari serangan hacker.
6. Install Plugin Backup
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, backup website sangat penting untuk mengamankan data dan memudahkan pemulihan jika terjadi masalah.
Namun, backup saja tidaklah cukup. Anda juga perlu memastikan bahwa file backup tersebut aman.
Dengan menjaga keamanan file backup, Anda bisa memastikan bahwa data website Anda selalu aman dan tersedia untuk dipulihkan kapan saja.
Selain itu, meskipun penyedia hosting menyediakan fitur backup, Anda tetap perlu menginstall plugin sebagai tambahan dalam upaya pencegahan.
Beberapa contoh plugin backup yang bagus untuk digunakan adalah BackupBuddy, BlogVault, BoldGrid Backup, dan lain sebagainya.
7. Amankan File Website dengan Antivirus Terbaik
Melakukan scan file sebelum mengunggahnya ke website sangat penting untuk mencegah adanya virus atau malware yang bisa membahayakan keamanan website Anda.
Meskipun Anda telah melakukan enam langkah cara meningkatkan keamanan website di atas, cara-cara tersebut tidak akan bekerja secara optimal jika Anda menggunggah file yang terdapat virus di dalamnya.
Berikut ini contoh antivirus yang bagus untuk Anda gunakan di antaranya BitDefender Antivirus Plus, Kaspersky Total Security, ESET Smart Security Premium, dan lain sebagainya.
8. Ganti URL Login
Mengganti URL login default WordPress bisa menjadi upaya pencegahan tambahan untuk mengurangi risiko serangan brute force.
Berikut adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengganti URL login WordPress:
- Install dan aktifkan plugin keamanan WordPress seperti iThemes Security atau All In One WP Security & Firewall.
- Setelah plugin aktif, buka menu Settings > WP Security. Kemudian, klik tab Hide Login.
- Pada halaman tersebut, masukkan URL login baru yang ingin Anda gunakan. Pastikan URL yang dipilih cukup unik dan sulit ditebak oleh hacker. Misalnya, Anda bisa menggunakan URL seperti www.websiteanda.com/mynewlogin.
- Setelah memasukkan URL baru, klik tombol Save Settings.
- Setelah selesai, Anda akan diarahkan ke URL login baru yang telah Anda atur sebelumnya.
Dengan begitu, hacker tidak akan dapat dengan mudah menemukan URL login default WordPress dan melakukan serangan brute force.
9. Terapkan 2-Factor Authentication
2-Factor Authentication (2FA) adalah salah satu metode keamanan yang sangat efektif dalam mengamankan akses ke suatu akun atau website.
Selain menggunakan kode OTP yang dikirimkan melalui SMS atau e-mail, metode 2FA juga bisa menggunakan aplikasi autentikasi seperti Google Authenticator atau Authy.
Dalam metode ini, pengguna harus menginstal aplikasi autentikasi tersebut dan melakukan sinkronisasi dengan akun mereka di website.
Selanjutnya, ketika pengguna ingin login ke website, mereka harus memasukkan kode yang dihasilkan oleh aplikasi autentikasi tersebut sebagai tambahan keamanan selain username dan password mereka.
Metode ini lebih aman dibandingkan dengan pengiriman kode melalui SMS atau e-mail karena tidak memerlukan koneksi internet dan tidak mudah diretas oleh hacker.
10. Batasi Percobaan Login
Salah satu cara untuk mencegah brute force attack adalah dengan membatasi percobaan login.
Anda bisa menggunakan plugin seperti Limit Login Attempts Reloaded atau WP Limit Login Attempts untuk membatasi jumlah percobaan login yang bisa dilakukan oleh pengguna dalam periode waktu tertentu.
Dengan cara ini, jika pengguna mencoba login dengan kombinasi username dan password yang salah sebanyak batasan yang ditentukan, maka aksesnya akan diblokir untuk sementara waktu.
Hal ini bisa mengurangi risiko dari serangan brute force attack dan meningkatkan keamanan website Anda.
11. Logout Otomatis
Melakukan logout setelah selesai menggunakan dashboard WordPress sangat penting untuk menjaga keamanan website.
Logout otomatis juga bisa membantu mencegah orang lain yang menggunakan browser yang sama untuk mengakses akun Anda tanpa izin.
Selain plugin Inactive Logout, ada beberapa plugin lain yang bisa digunakan untuk melakukan logout otomatis, seperti WP Idle Logout, Simple Logout, dan masih banyak lagi.
Anda bisa memilih plugin yang paling sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda.
Jangan lupa juga untuk menyesuaikan pengaturan waktu logout otomatis dengan kebutuhan Anda dan tingkat risiko keamanan website Anda.
Semakin singkat waktu logout otomatis, semakin tinggi keamanannya, namun juga bisa mengganggu pengalaman pengguna jika terlalu singkat.
12. Perlindungan DDoS
Serangan DDoS (Distributed Denial of Service) adalah jenis serangan siber yang dilakukan untuk membuat sebuah situs atau jaringan tidak dapat diakses oleh pengguna yang sah dengan cara membanjiri jaringan dengan lalu lintas internet yang besar.
Untuk melindungi website dari serangan DDoS, Anda dapat memasang firewall pada server web Anda untuk membatasi akses ke situs web dari luar.
Firewall juga dapat membantu mendeteksi serangan DDoS dan memblokir alamat IP yang mencurigakan.
13. Atur Google Analytics dan Search Console
Google Analytics dan Search Console memang sangat penting untuk menjaga keamanan website.
Selain dapat mendeteksi serangan hack, kedua tools ini juga memberikan informasi yang sangat berguna untuk meningkatkan performa website secara keseluruhan.
Google Analytics memberikan informasi terkait pengunjung website, termasuk data demografis, preferensi pengguna, dan laporan tentang trafik.
Sedangkan Google Search Console memungkinkan Anda untuk memonitor performa website di hasil pencarian Google, memperbaiki kesalahan teknis dan mengoptimalkan tampilan hasil pencarian.
Dengan menggunakan kedua tools ini, Anda bisa memantau website Anda secara terus-menerus dan mengambil tindakan cepat apabila terjadi masalah keamanan atau perubahan yang tidak diinginkan.
Layanan Premium Hosting dari Daftarnama.com
Kini, Anda bisa meningkatkan keamanan website dengan menerapkan langkah-langkah yang disebutkan sebelumnya, seperti memilih hosting yang aman, menginstal plugin, menambahkan SSL, dan lainnya.
Dalam memilih layanan hosting yang aman, Daftarnama.com menawarkan layanan premium hosting dengan kualitas andal dan tingkat keamanan yang tinggi.
Setiap paket sudah dilengkapi dengan fitur keamanan canggih, yang akan melindungi website Anda dari ancaman virus, malware, dan serangan DDoS.
Jadi, tunggu apa lagi? Hubungi kami sekarang juga!